TNI  

Kemarau Melanda Kaltim, Korem 091/ASN Gelar Sholat Istisqa di Samarinda

Redaksi

Jakartaexpres.id  — Di tengah kondisi kemarau dan cuaca kering yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Timur, jajaran Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) bersama unsur pemerintah, TNI-Polri, serta masyarakat menggelar Sholat Istisqa untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, sekitar pukul 07.35 WITA, di lapangan Makorem 091/ASN, Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda. Lebih dari 100 jamaah mengikuti pelaksanaan Sholat Istisqa yang dipimpin KH. Muhammad Subhan sebagai imam sekaligus khatib.

Sejumlah pejabat dan unsur pimpinan daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wali Kota Samarinda Andi Harun, Kasrem 091/ASN Kolonel Kav. Rahyanto Edy Yunianto, Wakil Ketua MUI Kalimantan Timur KH. Muhammad Haiban, para kepala seksi dan perwira Korem 091/ASN, para Dan/Kabalak Aju Korem 091/ASN, serta perwakilan Polresta Samarinda. Kegiatan juga diikuti anggota TNI-Polri dan masyarakat Samarinda.

Sebelum pelaksanaan sholat, jamaah mendapatkan penjelasan mengenai kaifiat atau tata cara Sholat Istisqa. Setelah itu, seluruh jamaah melaksanakan sholat secara berjamaah dan dilanjutkan dengan khutbah serta doa bersama.

Dalam khutbahnya, KH. Muhammad Subhan mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan kondisi kemarau sebagai momentum melakukan introspeksi dan memperbanyak doa kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa manusia memiliki kewajiban untuk senantiasa bersyukur, menjaga lingkungan, serta memperbaiki hubungan dengan sesama.

Jamaah juga diajak memperbanyak istighfar, sedekah, dan amal kebaikan, sekaligus menjauhi perilaku yang dapat merugikan orang lain. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk saling memaafkan, tidak berbuat zalim, serta menghindari berbagai perbuatan yang dapat merusak hubungan sosial.

Sholat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama ketika masyarakat menghadapi kondisi kekeringan. Kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya kebersamaan dalam menghadapi kondisi cuaca kering yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat, terutama masyarakat Kota Samarinda yang berbatasan langsung dengan muara, serta sewaktu-waktu air asin memasuki sungai Mahakam. Akibat air asin masuk Ke Mahakam maka otomatis PDAM menghentikan sebagian Produksinya.

Kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 08.23 WITA dan berjalan aman serta lancar. Setelah kegiatan Sholat Istisqa selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan apel pengecekan personel. (Rusdy AI – Ade P Gaib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP